Sunday, October 11, 2009

ASEAN Youth Meeting

15th ASEAN Youth Day Meeting
Myanmar



Abhiram Singh Yadav represented Indonesia at the 15th ASEAN Youth Day meeting in Myanmar. Abhiram Singh Yadav was acknowledged as the best presentation for the presentation titled:

“Youth Volunteerism in Indonesia and the Involvement of KNPI in Building ASEAN Community”.

ASY also recommended to establish ASEAN Youth Ambassador and ASEAN Youth Secretariat which will be discussed further at the SOMY next year.



Saturday, October 10, 2009

International Youth Conference

Slide 5

International Youth Conference



Abhiram Singh Yadav led the International Youth Conference on the 28 Sept.- 2 Oct. 2009 un Banten and Bandung. The conference was organized by UNESCO, Ministry of Youth and Sports, and Ministry of Education. ASY was there as the committee as well as representing Indonesia (particularly DPP KNPI).

Friday, August 14, 2009

Kunjungan Menteri Malaysia

Kunjungan Menteri Malaysia
(Malaysian Minister’s Visit)


DPP Komita Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bertemu dengan Y.B. Dato’ Ahmad Shabery Bin Cheek (Menteri Belia dan Sukan Malaysia) dan Presiden MBM Dato’ Shamsul Anuar Bin Nasarah. Pertemuan berlangsung di Penthouse Hotel Grand Hyatt pada tanggal 13 Agustus 2009. Acara ini di pimpin oleh Abhiram Singh Yadav (wakil Sekjen DPP KNPI), Aziz Syamsuddin (Ketum DPP KNPI), dan Sayed Mohamad Mulyadi (sekjen DPP KNPI). ASY yang seheari sebelumnya juga hadiri acara yang berkaitan bersama para mahasiswa Malaysia di Jakarta.

Acara berjalan sangat dengan dihadiri 25 pengurus DPP KNPI, Kemengpora, dan para delegasi dari Malaysia. Menteri Malaysia Belia dan Sukan Malaysia menegaskan dengan tegas bahwa kunjunganya ke Jakarta kali ini khusus untuk mengajak KNPI untuk bekerjasama dalam hal-hal antara Indonesia dengan Malaysia. Abhiram Singh Yadav selaku yang berwenang dalam bidang luar negri siap follow-up kegiatan-kegiatan selanjutnya.

English:

The Indonesian National Youth Council (KNPI) met Y.B. Dato’ Ahmad Shabery Bin Cheek (Minister of Youth and Sport Malaysia) and President of MBM Dato’ Shamsul Anuar Bin Nasarah. The meeting took place in Penthouse of Hotel Grand Hyatt on August 13 2009. This agenda was led by Abhiram Singh Yadav (Vice SecGen DPP KNPI), Aziz Syamsuddin (Chariman DPP KNPI), dan Sayed Mohamad Mulyadi (Sec. Gen DPP KNPI). ASY a day beforehand also attended the agenda that was linked with the Malaysian students in Jakarta.

The agenda went really well by being attended by 25 DPP KNPI members, The Ministry of Youth and Sports, and delegation from Malaysia. Malaysian Minister of Youth and Sport stressed clearly that his visit to Jakarta this time was special to ask KNPI to co-operate in issues between Indonesia and Malaysia. Abhiram Singh Yadav as that had authority in the foreign affairs was ready follow-up the further activities.






Saturday, August 1, 2009

Rakerprov DPD KNPI Bali

ASY Hadiri Rakerprov DPD KNPI Bali

(ASY Attends Provincial Working Meeting of KNPI Bali)


Sekjen DPP KNPI Sayed Muhammad Mulyadi bersama Wakil Sekjen DPP KNPI Abhiram Singh Yadav (ASY) menghadiri Rapat Kerja Propinsi DPD KNPI Bali. Acara Sendiri dibuka oleh Sekjen KNPI didampingi Wakil Sekjen ASY serta Ketua DPD KNPI Bali Iwan Putu serta Komang Bayu. Acara sendiri berlangsung menarik yang bertempat di Kintamani

Sesudah acara diadakan tur ke Truyan dimana banyak terdapat mayat-mayat yang tidak dikubur, tetapi dibiarkan begitu saja.

---------------------------------------------------------------------------------------------
english:

SecGen of Indonesian National Youth Council (DPP KNPI) Sayed Muhammad Mulyadi with the Vice SecGen DPP KNPI Abhiram Singh Yadav (ASY) attended the Provincial Working Meeting of DPD KNPI Bali. The agenda was opened by SecGen KNPI was accompanied by the Vice SecGen ASY as well as DPD KNPI Bali Chairman Iwan Putu as well as Komang Bayu.

The agenda took place interestingly in Kintamani After the agenda was held a tour to Truyan where often was found the bodies that were not buried, but were allowed just like that.




Friday, July 24, 2009

HUT KNPI Yang Ke 36

HUT KNPI Yang Ke 36

HUT KNPI yang ke 36 berlangsung di Hotel Sultan Jakarta dengan di Gelar berbagai kegiatan seperti donor darah, pelepasan balon, pelepasan burung merpati yang dilangsungkan di halaman Hotel Sultan oleh Ketua KNPI DR Aziz Syamsuddin, yang diikuti pula oleh pengurus pengurus DPP KNPI lainnya. Ketua OC pada acara ini adalah Rita Widyasari. Sedangkan Abhiram Singh Yadav (ASY) sebagai Wakil Sekretaris OC.

Pada acara HUT kali ini para tokoh tokoh Pemuda Indonesia, mempersatukan tekad mereka untuk menyatukan kekuatan maupun potensi potensi kepemudaan yang ada untuk membentuk suatu khazanah dalam kebhinekaan dan pluralisme kebangsaan. Disamping itu pula banyak kegiatan kegiatan dalam rangka HUT KNPI kai ini seperti kegiatan : Kunjungan ke Panti Asuhan dan Panti Jompo, Donor Darah Pemuda Indonesia, Loka Karya RUU Kepemudaan di Provinsi Riau, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan, Dialog Kebangsaan yang dihadiri oleh Haryono Isman (Mantan Menpora), Prof, Dr Indria Samego (pengamat politik), Didit Haryadi dan Tubagus Haryono (Mantan Keua Umum KNPI), Prof Dr, Suyatno (Rektor Universitas UHAMKA Jakarta), dan puncak acara yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta.

Monday, July 20, 2009

KNPI mengecam Bom Mega Kuningan

KNPI Gelar Doa Bersama


Abhiram Singh Yadav (ASY) memimpin rombongan dari DPP KNPI mendatangi lokasi kejadian Tragedi Mega-Kuningan dan meletakkan karangan bunga duka cita.

Rombongan yang terdiri dari belasan pengurus DPP KNPI mengenakan jaket warna biru khas KNPI tiba di Jl Lingkar Mega Kuningan, Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (19/7/2009). Sasaran pertama adalah Hotel Ritz Carlton, setelah meletakkan karangan bunga mereka menggelar doa bersama.

Uniknya doa dilakukan secara berganti-gantian menurut agama yang diyakini. Wakil dari DPP KNPI dari agama yang berbeda-beda bergantian memimpin acara doa bersama lintas agama ini.

Semula hal serupa juga ingin dilangsungkan di hotel JW Marriot yang berjarak sekitar 500 meter dari Ritz Carlton. Penjagaan di hotel yang sudah dua kali diguncang bom tersebut sangat ketat dan hanya aparat keamanan yang boleh melintasi barikade pembatas.

ASY selaku koordinator acara mengatakan mengutuk keras bom ini yang mencoreng citra Indonesia ini. ASY mendesak aparat menindak pelakunya sesegera mungkin.

Berikut Pernyataan Resmi DPP KNPI:


PERNYATAAN SIKAP

DEWAN PENGURUS PUSAT

KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA

(DPP KNPI)

TRAGEDI BOM DI HOTEL RITZ CARLTON DAN JW MARIOT


Bangsa Indonesia kembali berduka, atas kejadian pemboman di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Mariot, aksi bom yang terjadi Jumat pagi tanggal 17 Juli 2009 merupakan peristiwa yang sangat menesakan serta melukai seluruh perasaan rakyat Indonesia ditengah-tengah situasi negeri yang sekian lama kita merasakan rasa aman, pasca penangkapan beberapa tokoh dan jaringan teroris, namun dengan kejadian tersebut semakin memberikan keyakinan kepada kita semua, rakyat Indonesia, bahwa teroris dan jaringannya sungguh belum teratasi secarah sungguh - sungguh, meskipun semua pihak melakukan perlawanan agar terorisme dan jaringan sirna dan terhapus di Indonesia.


Komponen pemuda Indonesia menyadari atas kejadian dan peristiwa tersebuat yang merupakan perbuatan kebiadaban tidak sesuai dengan prinsip kemanusiaan, peristiwa ini sungguh dilakukan oleh orang-orang yang tidak memiliki moral dan rasa kemanusiaan


Atas dasar tersebut diatas, kami PEMUDA INDONESIA bereaksi keras atas peristiwa dan kejadian yang terjadi tersebut , dengan ini Menyatakan Sikap :


DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di hotel J.W. Mariot dan Ritz Carlton, Jakarta, pada Jumat pagi tanggal 17 Juli 2009. Serangan bom ini telah menelan banyak korban jiwa sipil yang tidak berdosa.

Oleh karena itu, DPP KNPI menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, simpati serta doa bagi para korban dan keluarganya.


DPP KNPI mendesak kepada seluruh jajaran aparatur baik Institusi Kepolisan, TNI, Inteljen agar dalam waktu singkat segerah mengungkap pelaku kejahatan otak pemboman mengingat perbuatan tersebut sangat menjatuhkan martabat Bangsa serta citra Indonesia di mata dunia Internasional


DPP KNPI menghimbau kepada elit politik nasional dan elemen masyarakat agar tidak terlalu mempolitisasi pemboman ini dengan kepentingan yang lain, agar tidak menimbulkan ekses demi menjaga situasi dan kondisi semakin kondusif serta meminta kepada seluruh rakyat Indonesia agar tenang dan selalu beraktifitas sebagaimana biasanya.


DPP KNPI tetap kukuh memegang komitmen dan kewaspadaan dalam memerangi terorisme serta mengajak Pemuda untuk bangkit melawan terorisme.


DPP KNPI menghimbau para pemuka-pemuka agama agar memberikan pencerahan melalui ajaran-ajaran keTuhanan yang berlandaskan kasih sayang/rahmati lil alamin.


DPP KNPI menghimbau kepada segenap bangsa Indonesia serta negara-negara sahabat bahwa saat ini penegak hukum dan aparat keamanan Indonesia terus bekerja sangat keras untuk memburu, melakukan investigasi, serta menjerat para pelaku kejahatan biadap ini ke muka hukum.


Demikian pernyataan sikap atas nama Pemuda Indonesia.

Saturday, July 18, 2009

Bom Mega Kuningan


ASY Mengecam Tragedi Mega-Kuningan



Abhiram Singh Yadav (ASY) mengecam aksi bom bunuh diri yang kembali melanda Jakarta setalah telah menelan korban jiwa tak bersalah. Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton diguncang bom pada Jumat 17 Juli 2009 pada pagi hari.

Pada malam harinya ASY memimpin Dewan Muda Lintas Agama untuk melakukan doa bersama di depan Hotel Ritz-Carlton Jakarta. Hotel Ritz-Carlton merupakan salah satu dari dua hotel mewah yang menjadi sasaran peledakan bom pada Jumat pagi.

Ketika berdoa, dipersembahkan dua karangan bunga berukuran kecil di depan plang nama Hotel Ritz-Carlton. Secara simbolis, mereka juga menaburkan bunga di sekitar halaman depan hotel mewah tersebut.

Tidak ketinggalan, belasan lilin yang dipasang sehingga suasana bertambah khusyuk. Dalam pernyataan bersamanya, mereka menyesalkan aksi peledakan bom yang telah merendahkan nilai kemanusian serta mengoyak perasaan kebangsaan.

Selain menyatakan berduka cita, Dewan Muda Lintas Agama juga meminta masyarakat untuk tetap bersikap tenang dan tidak terpancing oleh hal-hal yang berbau provokatif.